ayah mengajarkan aku bagaimana berusaha untuk mnghasilkan yang maksimal walau peluh berganti keringat
walau kasihnya tak bisa terganti dengan lembaran rupiah walau ia tak bisa mngeluh di depan anaknya
tapi ayah mngajarkan aku bagaimana aku harus berjalan dalam di dunia ini mngajarkan arti dari sebuah devinisi kehidupan walau ia tak begitu gamblang menjelaskan tapi aku mngerti dengan membaca raut wajahnya, tapi kini yang tersesal ialah ia tak ada lagi di dunia ini, ia meninggalkan aku beserta saudara/i ku .
aku sangat khilang dia krna aku belum bisa membahagiakan dia namun Alloh berkhendak lain ia lebih mnginkanya dari pada kami, ayah mngkin aku tak bisa mnjadi anak kbanggaan ayah dulu tapi insya alloh kini aku mnjadi anak yang dewasa bisa melangkahkan kaki kemana pun itupun atas seijin Alloh S.W.t
semoga ayah di tempatkan di sisi yang terbaik . dan kelak insya allah kita kan bertemu di surga yang di janjikan. meski iman ku belum sekokoh ayah tapi aku belajar ingin seperti ayah bhkan lebih ketakwaanya. walau tulisan ini tak bisa mnghnatakn rinduku pada sosok ayah tapi minimal mngobati rasa yang terkandung dalam hati. taatilah ibumu sebelum ayah mu krna itu melebihi kita memberikan sebongkah emas ,
krna waktu tak bisa kembali walau sedetik jadi kita harus bisa mngahrgai waktu !!
walau kasihnya tak bisa terganti dengan lembaran rupiah walau ia tak bisa mngeluh di depan anaknya
tapi ayah mngajarkan aku bagaimana aku harus berjalan dalam di dunia ini mngajarkan arti dari sebuah devinisi kehidupan walau ia tak begitu gamblang menjelaskan tapi aku mngerti dengan membaca raut wajahnya, tapi kini yang tersesal ialah ia tak ada lagi di dunia ini, ia meninggalkan aku beserta saudara/i ku .
aku sangat khilang dia krna aku belum bisa membahagiakan dia namun Alloh berkhendak lain ia lebih mnginkanya dari pada kami, ayah mngkin aku tak bisa mnjadi anak kbanggaan ayah dulu tapi insya alloh kini aku mnjadi anak yang dewasa bisa melangkahkan kaki kemana pun itupun atas seijin Alloh S.W.t
semoga ayah di tempatkan di sisi yang terbaik . dan kelak insya allah kita kan bertemu di surga yang di janjikan. meski iman ku belum sekokoh ayah tapi aku belajar ingin seperti ayah bhkan lebih ketakwaanya. walau tulisan ini tak bisa mnghnatakn rinduku pada sosok ayah tapi minimal mngobati rasa yang terkandung dalam hati. taatilah ibumu sebelum ayah mu krna itu melebihi kita memberikan sebongkah emas ,
krna waktu tak bisa kembali walau sedetik jadi kita harus bisa mngahrgai waktu !!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar